Kadang aku sadar akan keadaan ini.
Kadang? Seharusnya setiap saat.Aku membohongi diriku sendiri tentang perasaanku yang tak sepantasnya. Dengan ringan dan senyuman aku bilang "perasaanku sudah lenyap. Ya, lenyap karena waktu, karena kesibukan yang membuat jiwa raga dehidrasi."
Ketika wajahnya yang manis itu melintas dipikiran, aku terus memaksanya pergi.
Manis, wajahnya memang manis.. cemberut saja manis, apalagi tersenyum.
Sekali lagi aku berkata perasaan itu telah hilang. Tapi lagi lagi senyumnya menghampiri mimpiku.
Apakah ini yang dinamakan membohongi diri sendiri? Jangan sampai berawal dari membohongi diri sendiri, aku membohongi orang lain pula. Jangan sampai.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar