Gladiuscup
2016 adalah tournament bulutangkis antar SMA seJabodetabek. Event ini diadakan
oleh Mahasiswa Penjas B angkatan 2014 Universitas Negeri jakarta untuk memenuhi
tugas akhir mata kuliah Administrasi Olahraga Pertandingan. Kenapa bulutangkis?
Awalnya kita voting tuh, siapa yang mau usul kita bikin event apa, nah yang
kuat itu ada dua pilihan, bulutangkis atau marathon fun run 5k. Kita sekelas
voting lagi tuh beda tipis waktu itu, aku pribadi memilih marathon. Beberapa orang
kasih komentar tentang plus minusnya marathon dan bulutangkis. Akhirnya fix
cabang bulutangkis yang akan jadi event kita. Next, kita bikin susunan panitia
dan kasih nama buat tournament kita. Awalnya Penjascup, unjcup, atau apalah nama nama
sekitar, tapi akhirnya kita namain Gladiuscup2016. Gladius ( Gladius Skill) adalah
nama angkatan FIK UNJ 2014. Karena tanggal 20 Mei itu hari Kebangkitan Nasional,
kita berencana untuk mensangkut pautkan event kita tersebut. Setelah semuanya
selesai kita mulai kerja sedikit demi sedikit, bikin surat undangan, proposal,
uang kas dan setiap minggu pasti kita rapat untuk kelancaran acara kita. Nama ketua
kita Sigit Hardanto, anak bulutangkis, dan aku salut karena dia selalu
meyakinkan kita acara kita akan sukses walaupun sebenarnya banyak sekali
kendala. Aku sendiripun agak pesisimis, tapi pas H-7, persiapan kita baru
sekitar 70% itu aku optimist acara kita lancar karena teman teman juga sudah
mulai menunjukkan kualitas kerja mereka. Salut deh, jangan melihat satu atau
dua orang yang kurang peduli. H-3 kita juga masih muter muter mencari properti
yang kurang, seperti meja, soundsistem dll. Acara dilakukan di gor suluh jatimakmur
Bekasi.
Hari
pertama. Aku kurang tau bagaimana jelasnya acara ini berjalan, aku tidak datang
karena latihan. Pas hari kedua, aku datang satu jam sebelum jam yang ditentukan
oleh ketua. (kepagian) nah, setelah panitia membereskan peralatan, kita brifing
bersama ketua. Sekitar jam delapan sudah mulai pertandingan, dan suasana gedung
panas sekali pada hari itu L .
sekitar pukul 11.30 acara selesai kita brifing sama ketua wasit, terutama
linesman.. dan untuk refreshing, sebelum kembali kerumah masing-masing kita
nyanyi bersama. Sumpah ini bikin (ngakak) melihat konyolnya teman teman yang
lelah tapi masih semangat.
Hari
ketiga. Hari ini aku telat 30 menit karena sempat nyasar sampai Bea Cukai,
karena kelewatan belokan Kalimalang, eh terus ngga ada putar balikan, di Bea cukai
Ahmad yani baru ada. Kita
punya perjanjian, siapa yang telat harus jualan kopi dan roti. Sepuluh menit
kemudian kita brifing lagi sama ketua. Bagi-bagi tugas. Dan ada sedikit
kesalahan pada medali dan sertifikat. Omagaaa
Alhamdulillah,
hari ini hujan, jadi gor tidak sepanas kemarin, peserta juga kelihatan banget
lebih semangat karena final. Final terseru menurutku adalah final ganda putra. Aku
dan temanku kiki taruhan, siapa yang kalah jagoannya, push up 5 kali. Ternyata ganda
putra bermain rubber dengan skor ketat. Dan jagoanku kalah alhasil aku push up 5 kali. Sekitar pukul 15.00 acara selesai, pak Iwan, dosen AOP
memberi masukan kepada kita, tentang event kita yang akhirnya lancar juga
walaupun sebenarnya banyak kekurangan, tapi kita belajar dari event pertama
ini. Dan kita semua berencana untuk mengadakan event selanjutnya dengan cabang
yang mungkin berbeda. Semoga diacara selanjutnya bisa lebih baik. Dan semoga
event ini bisa bermanfaat untuk semua peserta yang ganteng ganteng dan yang
cantik cantik.
Pemenang Gladiuscup
Tunggal
putra :
Juara
1 : Langgeng Prakoso
Juara
2 : Hilmi
Juara
3: Andika dan akbar
Tunggal
putri:
Juara
1 : Aulia
Juara
2 : Nia Agata
Juara
3 : Benedicta dan Bella
Ganda
putra
Juara
1 : Andika/Richi
Juara
2 : Dimas/Fauzan
Juara
3 : Raka/sandy dan Bima/Dafa
Ganda
campuran
Juara
1 : Kesi/Langgeng
Juara2
: Imam/Dewi
Juara
3: Andre/Reni dan Mustika/Krisnadi
Sampai
ketemu di Gladiuscup selanjutnya!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar