Tulisan ini aku tulis karena
memang ini yang aku rasakan sesungguhnya. Dimulai dari keinginanku ingin berhijrah,
menjadi wanita yang seutuhnya dan lebih syar’i. Aku mulai menanyakan tentang
pakaian muslim yang benar dan lebih “wanita” pada teman temanku yang sudah
lebih dulu hijrah. Atlet perempuan sehebat apapun, sekekar apapun, dia
diciptakan sebagai kodratnya wanita dan melakukan apa yang baiknya wanita
lakukan. Berpakaian cantik, bersolek, itu adalah perempuan, itu wajar, asal
tidak berlebihan dan tahu tempat. Namun yang aku rasakan dikampusku adalah agak
sulit untuk menjadi wanita yang benar benar wanita. Kebiasaan mahasiswa disini
memakai sepatu joging setiap kuliah, kuliah gerak maupun teori, yang wanita
hampir tidak ada yang memkai rok, paling paling celana jeans atau celana bahan.
Tidak ada larangan sama sekali untuk memakai rok dikampusku, tapi mungkin hanya
saja terbiasa dengan kuliah gerak sehingga lebih nyaman memakai sepatu joging
kemanapun, dan pakaian yang tidak ribet. Pernah sesekali memakai pakaian
feminim kekampus, banyak orang orang kampus yang menegur “mau kondangan ya? Rapi
banget” padahal itu masih sangat wajar untuk pakaian wanita kekampus. Atlet atau
olahragawan tidak harus selalu memakai jeans, kemeja atau kaos berkerah. Kita harus
kuat sebagai olahragawan, sebagai calon guru atau calon pelatih, terlihat
sporty, tapi itu dilapangan. Diluar lapangan, lakukanlah sebagaimana mestinya
kodrat kita sebagai wanita-wanita yang selalu dalam lindungan Allah..
insyaAllah :)

insyaAllah :)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar