Rabu, 05 Oktober 2016

Wanita Di Lingkungan Olahraga


Tulisan ini aku tulis karena memang ini yang aku rasakan sesungguhnya. Dimulai dari keinginanku ingin berhijrah, menjadi wanita yang seutuhnya dan lebih syar’i. Aku mulai menanyakan tentang pakaian muslim yang benar dan lebih “wanita” pada teman temanku yang sudah lebih dulu hijrah. Atlet perempuan sehebat apapun, sekekar apapun, dia diciptakan sebagai kodratnya wanita dan melakukan apa yang baiknya wanita lakukan. Berpakaian cantik, bersolek, itu adalah perempuan, itu wajar, asal tidak berlebihan dan tahu tempat. Namun yang aku rasakan dikampusku adalah agak sulit untuk menjadi wanita yang benar benar wanita. Kebiasaan mahasiswa disini memakai sepatu joging setiap kuliah, kuliah gerak maupun teori, yang wanita hampir tidak ada yang memkai rok, paling paling celana jeans atau celana bahan. Tidak ada larangan sama sekali untuk memakai rok dikampusku, tapi mungkin hanya saja terbiasa dengan kuliah gerak sehingga lebih nyaman memakai sepatu joging kemanapun, dan pakaian yang tidak ribet. Pernah sesekali memakai pakaian feminim kekampus, banyak orang orang kampus yang menegur “mau kondangan ya? Rapi banget” padahal itu masih sangat wajar untuk pakaian wanita kekampus. Atlet atau olahragawan tidak harus selalu memakai jeans, kemeja atau kaos berkerah. Kita harus kuat sebagai olahragawan, sebagai calon guru atau calon pelatih, terlihat sporty, tapi itu dilapangan. Diluar lapangan, lakukanlah sebagaimana mestinya kodrat kita sebagai wanita-wanita yang selalu dalam lindungan Allah..

insyaAllah :)

                                        

Tidak ada komentar:

Posting Komentar